Jumat, 06 November 2015

Artikel




 "Kedamaian Kaum Idealis"
Oleh: Ramadhan Yusuf

Dikala dunia itu serba serpihan hati yang tak bertuan, hingga terjebaklah kaum-kaum yang beralih ke dunia lain untuk memperjelas identitas dirinya. Pada dasarnya para kaum-kaum yang beridealis selalu membawa kedamian dirinya dalam masalah – masalah yang berkaitan dengan keadilan, hukum, serta  sampai kerana politik.
Ketika kaum idealis merasa dirinya terganggu apa bila ketidak adilan yang dilakukan kaum kapitalis yang menjarah kebebasan rakyat dalam kekuasaan, maka mereka akan bertindak dan berjuang untuk membebaskan kebebasan sampai ke titik darah penghabisan, dan itu akan terus berkelanjutan selama darah  masi memerah membakar semangat juang dan putih tulang yang mendorong keikhlasan dan kesucian niat untuk mewujudkan kedamain yang ada dalam diri mereka.
Keadilan, satu kata yang selalu dijunjung tinggi, satu kata yang membunuh jiwa, satu kata yang penuh darah, satu kata yang selalu dikoar – koarkan dalam pertempuran, satu kata yang selalu dimpikan, satu kata yang selalu membawa ketentraman dalam dinamika kehidupan.  Dimanapun dan kapanpun dalam situasi apa saja, keadilan itu sebagai tujuan, entah itu dalam suatu negri, rumah tangga, bahkan agamapun menjunjung tinggi keadilan.
Indonesia adalah salah satu negara yang berpegang teguh pada keadilan. hingga para pahlawan membawa dan mencantumkan dalam idiologi dasar negara, karena diliohat dari sejarah pejuang dlu memerdekakan negri ini dari tangan para penjajah hingga merah putih sampai sekarang berkibar dengan damai, karena menuntut keadilan, karena rakyat pada saat itu diperlakukan seperti budak tak bertuan, diperlakukan seperti binatang yang patut untuk dihina, ditindas dan dikurung. Mulai dari situlah jiwa keadilan mempersatukan mereka hingga melawan dan berontak mengusir para penjajah itu dari tanah pertiwi ini. Setelah indonesia merdeka maka lahirlah dasar idioligi yang salah satu tercantum atau terselip kata keadilan, dan bukan sampai disitu, bahkan berkelanjutan hingga para penjajah yang terlahir dari negri indonesiapun  diusir dan diasingkan karena lupa akan keadilan, para aktivis –aktivis akhirnya menciptakan atau mencetuskan Sumpah Mahasiswa yang salah satu isinyapun menekan tentang keadilan.

0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda